Tampilkan postingan dengan label permata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label permata. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Februari 2015

Satu Ton Hasil Penambangan Ilegal Batu Bahan Akik Disita

Satu Ton Batu Bahan Akik Disita
Hasil Penambangan Ilegal

 KEBUMEN- Jajaran Satuan Reserse dan Kriminial (Satreskrim) Polres Kebumen menyita sekitar satu ton batuan bahan akik, Sabtu (21/2). Bongkahan berbagai macam jenis batuan yang disita polisi itu, diduga hasil penambangan liar di kawasan hutan negara.
Batuan itu disita polisi dari lima orang warga di Kecamatan Karanggayam. Yakni Sugeng Riyanto (51) warga Desa Karangmaja, Kecamatan Karanggayam, Suparno (60) warga Desa Kalirejo, Kecamatan Karanggayam, Slamet (38), Katnah (33) warga Desa Ginandong, dan Eno (32) warga Desa Kalirejo, Karanggayam.
Hingga Minggu (22/2) batuan yang bernilai ekonomi tinggi itu masih diamankan di Mapolres Kebumen. Dari pengamatan Suara Merdeka, batuan yang diamankan bervariasi mulai jenis batu ginggang, corak, badar besi, nagasui, hingga pancawarna.
Selain batu yang masih berupa bongkahan, ada beberapa batu yang sudah dipoles menjadi batu biseki, juga ikut diamankan. Kapolres Kebumen AKBP Faizal melalui Kasat Reskrim AKP Willy Budiyanto mengatakan, batu alam yang diamankan berasal dari kawasan hutan, termasuk dari Sungai Kalibening, Desa Ginandong, Hutan Buluberas Desa Karangmaja.
Warga menambang dengan cara memungut, menggali tanah dengan menggunakan peralatan, di antaranya dengan linggis, palu, dan cangkul.
Penambangan itu dilakukan tanpa mendapatkan izin dari pejabat yang berwenang alias ilegal. “Operasi penertiban ini sebagai tindaklanjut dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya penambangan ilegal yang merusak kawasan hutan negara,” ujar AKP Willy Budiyanto saat dimintai konfirmasi wartawan, Minggu (22/2).
Rusak Lingkungan
Untuk tahap awal ini, pihaknya belum akan melakukan proses hukum kepada para pelaku perambah hutan. Tetapi ke depan pihaknya mendorong agar lebih tertib guna menjaga agar batuan purba Kebumen tidak punah. Kegiatan yang dilakukan aparat kepolisian bertujuan untuk mengimbau dan memberi pemahaman kepada masyarakat kalau penambangan di kawasan hutan negara tanpa izin merupakan kegiatan ilegal.
“Kegiatan ini, sekaligus mengantisipasi terjadinya penambangan yang lebih besar dan merusak lingkungan serta bisa menimbulkan gesekan di masyarakat,” ujar Willy Budiyanto. Disebutkan, perusakan hutan bisa dijerat dengan Pasal 91 Undang-undang RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.
Orang dengan sengaja menjual, menguasai, memiliki dan atau menyimpan, membeli, memasarkan, dan atau mengolah hasil tambang yang berasal dari kegiatan penambangan di dalam kawasan hutan tanpa izin dipindana dengan pidana paling singkat tiga tahun dan paling lama 10 tahun. Serta denda paling sedikit Rp 1,5 miliar dan paling banyak Rp 5 miliar. Dari catatan Suara Merdeka, perbukitan Bulu Beras sudah menjadi lokasi penambangan batu sejak tahun 1995 silam.
Kawasan yang masuk wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karanganyar ini, terkenal sebagai asal batu badar besi merah, sehingga populer disebut sebagai gunung badar besi. Saat batu Kebumen sedang moncer, warga kembali antusias menambang batu dengan rata-rata 50 penambang per hari.
Akibat perburuan batu badar besi itu, perbukitan yang banyak ditumbuhi pohon pinus itu menyisakan bekas galian. Apalagi warga yang menambang kebanyakan meninggalkan begitu saja bekas galian tanpa mereklamasi. Hal ini sangat berbahaya dan memicu longsornya batu besar yang tidak lagi memiliki penyangga. (J19-32)

Selasa, 17 Februari 2015

Badar Besi Merah (Red Magnet) Asli Kebumen

Badar Besi adalah salah satu jenis batu yang memiliki kandungan besi dengan ciri khas apabila didekatkan dengan magnet dia akan menempel dan semakin tinggi kandungan besi dalam batu badar besi maka pembuktiannya adalah daya rekat atau tempel pada magnet semakin kuat (bukan soal magic ya). Batu badar besi dengan kualitas terbaik yang sudah ditemukan dan banyak beredar serta diakui kualitasnya adalah badar besi yang berasal dari lokasi perbukitan atau orang lebih mengenal gunung badar besi buluh beras yang terletak diantara perbatasan desa karanggayam, karangmaja dan kalireja di kecamatan karanggayam, kabupaten kebumen provinsi jawa tengah dan menurut isu khusus batu badar besi merahlah yang hanya terdapat di desa karanggayam kabupaten kebumen, sementara jenis bada besi lain masih bisa ditemukan dibeberapa daerah utara kebumen. Yang perlu diingat adalah daerah karanggayam memang termasuk daerah utara kabupaten kebumen yang berbatasan langsung dengan kabupaten banjarnegara dan masuk dideretan karts geologi bersama dengan kecamatan karangsambung, sadang, alian dan sempor yang masih satu wilayah kabupaten yaitu kebumen (kota walet atau lawet mas bro).
Menurut berbagai sumber baik dari penambang, pengrajin, pengepul akik dan ulasan media (mbah googling aja mas bro) batuan di daerah ini memang sudah banyak bermunculan dari zaman dulu kala namun baru booming setelah fenomena batu akik di Indonesia mewabah ke pelosok negeri dan menariknya batuan yang ada di lokasi tersebut banyak dan terus bermunculan jenisnya, sebut saja seperti batu badar besi dengan variannya badar besi hitam, badar besi hijau, badar besi merah hitam, badar besi merah kristal, badar besi cabai merah/tembus ada juga nagasui, pancawarna, kecubung teh, solar dan masih banyak lagi jenis lainnya. Namun seiring kesadaran warga masyarakat khususnya para penambang yang sadar bahwa lokasi tersebut termasuk milik pemerintah yang dilindungi sehingga tidak boleh ditambang maka penambangan bergeser ke lokasi-lokasi yang tidak merusak dan melanggar aturan pemerintah.
Dan melihat pangsa pasar serta dengan terus ditemukannya lokasi penambangan dan jenis batuan lainnya kami dari gondesgemstone selaku penyedia dan supllier aneka macam bahan batu akik khususnya dari daerah Kebumen juga menyediakan bahan batu akik jenis badar besi merah. Batu badar besi Kebumen sudah banyak diakui kualitasnya oleh berbagai kalangan dan termasuk barang langka dengan harga dan kualitas bagus sehingga sampai tulisan ini diturunkan (nge-blog gitu mas bro) masih banyak diburu oleh para akikers lokal maupun interlokal (jiahh... inget wartel dulu).
Sebagai informasi bahwa ketersediaan batu badar besi cabai merah semakin langka atau susah dicari sehingga kalaupun ada stok harganya sangat lumayan tinggi seiring permintaan yang terus mengalir. Bagi Anda para pecinta badar besi khususnya badar besi cabai merah silahkan dapat menghubungi gondesgemstone untuk penawaran harga dan kualitas terbaik.
Dan berikut ini adalah tampak gambar varian pada jenis badar besi merah dari desa karanggayam kecamatan kabupaten kebumen provinsi jawa tengah serta pengetesan atau pembuktian kualitas batunya
 
Badar Besi Merah Motif (red magnet motif of java)

Badar Besi Merah Hitam Tembus Tali Air (red magnet translucent of java)

Badar Besi Merah Cabai (red chili magnet of java)

Terbukti Batu Badar Besi Merekat Pada Magnet


Note : Pada badar besi merah ada kemungkinan tingkat daya rekat batu dengan magnet mungkin berkurang apabila dibandingkan dengan badar besi hitam dan badar besi hijau

Sumber referensi atau berita terkait :

Berburu Batu Magnet di Gunung Badar Besi Kebumen oleh viva

Perbukitan Bulu Beras Marak Penambangan Batu Badar Besi oleh suaramerdeka

Menggali Batu Badar Besi di Bukit Bulu Beras oleh bloggers Ondo Supriyanto

Sumber acara pameran akik permata atau tanya mbah google saja mas bro